Berbagai Keunggulan Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang

Berbagai Keunggulan Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang 


Program Studi Agroteknologi di UMM menyediakan beragam fasilitas yang mendukung kegiatan belajar-mengajar bagi mahasiswa dan dosen. Berikut adalah fasilitas yang tersedia:

  1. Laboratorium Klimatologi: Terletak di Kebun Percobaan Pertanian UMM, laboratorium ini digunakan untuk praktikum, penelitian, dan pengumpulan data terkait iklim. Dilengkapi dengan Stasiun Klimatologi dan Weather Station, alat observasi cuaca ini memantau parameter cuaca seperti suhu, kecepatan angin, dan curah hujan secara otomatis. Data yang terkumpul dianalisis melalui sistem komputerisasi dan dapat diakses melalui internet.

  2. Laboratorium Genetika, Pemuliaan Tanaman, dan Teknologi Benih: Tempat untuk praktikum dan penelitian dalam bidang genetika, pemuliaan tanaman, dan teknologi benih. Dilengkapi dengan peralatan untuk hibridisasi tanaman, analisis perkecambahan, pengujian benih, dan identifikasi hama penyakit benih.

  3. Laboratorium Perlindungan Tanaman: Menyediakan fasilitas untuk praktikum, riset, dan layanan identifikasi terhadap organisme yang merugikan tanaman. Dilengkapi dengan peralatan untuk memantau hama dan penyakit tanaman serta mesin sprayer untuk mengendalikannya.

  4. Laboratorium Tanah: Digunakan untuk praktikum, riset, dan analisis unsur hara serta pengujian tanah. Dilengkapi dengan peralatan untuk evaluasi kesuburan tanah dan analisis fisik, kimia, dan biologi tanah. Laboratorium ini juga bertanggung jawab atas produksi biofertilizer dan mikroba decomposer.

Selain itu, program studi kami juga memiliki fasilitas Edupark, dimana fasilitas ini menyediakan untuk unit produksi jamur, baik jamur yang digunakan untuk konsumsi maupun untuk obat. Selain untuk unit produksi jamur fasilitas Edupark ini juga digunakan untuk unit produksi tanaman hortikultura. Tanaman hortikultura yang diproduksi antara lain yaitu: Budidaya tanaman melon, produk budidaya tanaman sayur, dan budidaya sayur hidroponik.

Program Studi Agroteknologi telah menyediakan lahan uji coba yang strategis bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan luas 4 hektar, lahan ini terletak di Desa Pendem, dan terdapat juga Kebun Percobaan seluas 2,1 hektar di Desa Tegalgondo. Fasilitas ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan penelitian mendalam dalam berbagai bidang agroteknologi, termasuk budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Selain menjadi tempat untuk penelitian, Program Studi Agroteknologi juga menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan dalam produksi benih tanaman pangan seperti jagung dan padi, serta tanaman hortikultura seperti sawi, paria, dan semangka. Kerjasama ini membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat langsung dalam industri pertanian dan menerapkan pengetahuan serta keterampilan mereka di dunia nyata. Dengan adanya lahan uji coba di dua lokasi strategis ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang beragam dan komprehensif. Mereka dapat mengamati secara langsung proses budidaya tanaman pangan dan hortikultura, serta melakukan penelitian untuk mengembangkan teknologi pertanian yang inovatif dan berkelanjutan. Selain itu, melalui kemitraan dengan perusahaan, mahasiswa dapat memahami secara menyeluruh proses produksi benih, mulai dari seleksi bibit hingga pemasaran produk. Dengan demikian, Program Studi Agroteknologi tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang berharga bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia pertanian yang semakin kompleks.

Program Center of Excellent (CoE) Kelas Profesional Industri Benih Agroteknologi, Fakultas Pertanian-Peternakan , UMM, merupakan kelas yang memfasilitasi mahasiswa untuk belajar hulu ke hilir produksi benih baik True Seed maupun Vegetatif Seed. Berdasarkan Kurikulum CoE sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) NOMOR 186 TAHUN 2018, program belajar meliputi cara seleksi galur murni (R&D), persilangan, perbanyakan bahan tanam, produksi benih, pengujian mutu benih, sertfikasi benih, pasca panen, hingga pemasaran. Hal ini ditujukan untuk mempersiapkan mutu lulusan Agroteknologi yang siap bersaing dalam industri perbenihan nasional-multinasional maupun sebagai entrepreneur bidang perbenihan Indonesia.

Program Center of Excellence Kelas Profesional Industri Benih di Fakultas Pertanian-Peternakan UMM menonjolkan beberapa keunggulan yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa:

  1. Peluang Berperan Sebagai Asisten Peneliti Profesional: Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berperan sebagai asisten peneliti yang profesional di bidang perbenihan. Hal ini memungkinkan mereka untuk terlibat secara langsung dalam penelitian yang relevan dengan industri benih.

  2. Magang Profesional di Industri Benih: Program ini menyelenggarakan magang profesional di industri benih, yang memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis langsung di lapangan. Magang ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh di kelas ke dalam dunia kerja.

  3. Peningkatan Keahlian dan Profesionalisme: Melalui program ini, mahasiswa dapat meningkatkan keahlian dan profesionalisme mereka dalam industri benih. Mereka akan terlatih untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja yang kompetitif.

  4. Penelitian Terapan di Bidang Teknologi Benih: Program ini juga melibatkan mahasiswa dalam penelitian terapan di bidang teknologi benih untuk mendukung kemajuan industri benih. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk terlibat dalam pengembangan solusi inovatif yang relevan dengan industri.

Selain itu, program ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam beberapa aspek, termasuk:

  1. Keahlian Produksi Benih: Program ini bertujuan untuk membuat mahasiswa menjadi ahli dalam produksi benih untuk tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

  2. Pengelolaan dan Penyimpanan Benih: Mahasiswa akan meningkatkan keahlian dalam pengelolaan dan penyimpanan benih tanaman, yang merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas benih.

  3. Penjaminan Mutu Benih: Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan keahlian mahasiswa dalam proses penjaminan mutu benih tanaman, yang merupakan langkah kritis dalam memastikan keberhasilan produksi tanaman.

  4. Pengembangan Softskill dan Hardskill: Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan softskill dan hardskill mahasiswa dalam pengembangan riset produksi benih tanaman. Hal ini mencakup kemampuan komunikasi, kerja tim, dan analisis data yang penting dalam industri pertanian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beragam Fasilitas UMM (UMM Hospital, Rayz Hotel UMM, UMM New Bookstore, Sengkaling Kuliner)

Menyelami Dunia Realitas Virtual dan Augmented: Membuat Masa Depan yang Lebih Imersif

Menjelajahi Keunikan dan Ciri Khas Desa Suryakarta